Kredit Bank

Kredit Online Jadi Andalan Ekspansi Pembiayaan Digital

Kredit Online Jadi Andalan Ekspansi Pembiayaan Digital
Kredit Online Jadi Andalan Ekspansi Pembiayaan Digital

JAKARTA - Perbankan semakin memaksimalkan kanal digital untuk memperluas jangkauan pembiayaan. 

Inovasi platform daring dihadirkan agar proses pengajuan kredit lebih cepat dan mudah. Strategi ini ditujukan untuk menjawab perubahan perilaku nasabah yang kian digital.

Bank konvensional menggeber bisnis penyaluran kredit secara online. Berbagai platform digital dihadirkan untuk meningkatkan penyaluran kredit. Pendekatan ini diharapkan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Akselerasi layanan digital mendorong efisiensi proses pembiayaan. Integrasi sistem mempersingkat waktu persetujuan kredit. Pengalaman pengguna menjadi fokus pengembangan layanan perbankan digital.

Kinerja Pembiayaan Digital BSI Tumbuh Pesat

PT Bank Syariah Indonesia mencatatkan pertumbuhan pembiayaan digital yang signifikan. Pertumbuhan baki debet di akhir 2024 tercatat 221% secara tahunan mencapai Rp 2,7 triliun. Pencairan pembiayaan sepanjang 2024 tumbuh 298% menjadi Rp 4,5 triliun.

Kinerja ini mencerminkan respons positif nasabah terhadap layanan digital. Peningkatan transaksi menunjukkan adopsi kanal daring yang semakin luas. Pertumbuhan tersebut menjadi indikator efektivitas strategi digitalisasi.

Pencapaian ini juga memperlihatkan potensi pasar pembiayaan digital. Permintaan terhadap layanan cepat dan praktis terus meningkat. Bank memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kapabilitas digital.

Ekosistem Produk di Aplikasi BYOND

BSI meluncurkan superApps terbarunya yaitu BYOND by BSI. Saat ini BSI memiliki produk pembiayaan yang dapat dibooking melalui aplikasi tersebut. Produk tersebut mencakup cicil emas online dan mitraguna online.

Selain itu, tersedia top up mitraguna melalui mobile. Layanan gadai emas online mencakup reservasi, perpanjangan, dan top up. BSI OTO juga dapat diakses melalui kanal digital.

Kelengkapan fitur memperluas pilihan pembiayaan nasabah. Akses melalui satu aplikasi mempermudah pengelolaan kebutuhan finansial. Integrasi layanan memperkuat pengalaman pengguna.

Peningkatan Layanan dan Kualitas Digital

Anton Sukarna, Direktur Penjualan & Distribusi BSI mengatakan bahwa pada tahun 2025 BSI akan terus meningkatkan layanan dan kualitas pembiayaan digital. Pernyataan ini menegaskan komitmen penguatan kapabilitas layanan. Fokus diarahkan pada peningkatan kualitas pengalaman nasabah.

Pengembangan layanan mencakup optimalisasi fitur dan proses. Kualitas layanan menjadi penentu kepuasan dan loyalitas nasabah. Inisiatif ini diharapkan memperkuat daya saing layanan digital.

Peningkatan kualitas juga mencakup keandalan sistem. Stabilitas platform menjadi kunci keberlanjutan layanan. Penguatan infrastruktur mendukung skala pertumbuhan transaksi.

Target Pertumbuhan dan Keamanan Nasabah

Perusahaan menargetkan pertumbuhan baki debet meningkat 106% menjadi Rp 5,6 triliun pada 2025. Pencairan pembiayaan ditargetkan meningkat 206% menjadi Rp 13,8 triliun. Target ini mencerminkan optimisme terhadap ekspansi pembiayaan digital.

Pertumbuhan ditopang oleh perluasan fitur dan akuisisi nasabah. Strategi ekspansi diarahkan pada pemanfaatan kanal digital secara menyeluruh. Penguatan kapabilitas operasional mendukung pencapaian target.

“Tentunya dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan nasabah untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan digital dari BSI,” ujar Anton. Pernyataan ini menegaskan komitmen terhadap perlindungan data dan pengalaman pengguna. Keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas dalam setiap pengembangan layanan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index